Hari Ini:

Jumat 24 Nov 2017

Jam Buka Toko:

Buka 24jam

Telpon:

0812.5555.0000

SMS/Whatsapp:

+62812.5555.0000

BB Messenger:

5F40CB87

Hati-hati, Alat Bantu Seks Berpotensi Tularkan Virus

24 September 2016 - Kategori Blog

Hati-hati, Alat Bantu Seks Berpotensi Tularkan Virushttp://alatbantusexwanita.id/wp-content/uploads/2016/08/Alat-Bantu-Seks-Berpotensi-Tularkan-Virus.jpg

Berbagi mainan seks (sex toys) antara dua perempuan, dan antara perempuan dan laki-laki bisa meninggalkan jejak human papillomavirus (HPV) bahkan setelah alat itu dibersihkan. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sexually Transmitted Infections, peneliti dari Divisi Penyakit Infeksi di Indiana University School of Medicine menemukan bahwa perempuan bisa menularkan virus tersebut kepada pasangannya.

Alat bantu seks yang digunakan dalam hubungan seks sejenis berpotensi menularkan HPV,” kata Dr Teresa Anderson seperti dikutip Reuters Health. “Membersihkan sex toy memiliki potensi untuk mengurangi jumlah HPV DNA dan sangat berpotensi dapat mengurangi risiko penularan.” HPV adalah salah satu penyakit yang paling sering ditularkan secara seksual. Sekitar 79 juta orang Amerika saat ini terinfeksi dengan penyakit ini, dan jumlah itu meningkat sebesar 14 juta setiap tahun. Virus ini dapat menyebabkan sejumlah penyakit lain seperti kanker serviks, vulva, vagina, anus, dan penis. Meskipun tidak ada obat untuk HPV, virus itu kadang-kadang dapat menghilang dengan sendirinya. Penelitian ini difokuskan pada wanita antara usia 18 dan 29 yang telah melakukan hubungan seksual baik dengan pria atau wanita di tahun sebelumnya. Peneliti memberi setiap wanita produk yang telah dibersihkan, salah satu vibrator terbuat dari termoplastik elastomer, dan satu lagi terbuat dari silikon lembut.

Alat bantu sex wanita Para peserta diminta untuk menyeka vibrator tersebut setelah digunakan di vagina, segera setela dibersihkan, dan 24 jam kemudian. Anderson mengatakan bahwa ia tidak menyadari jika salah satu wanita sudah divaksinasi virus HPV.

Para penulis menemukan bahwa dalam 75 persen dari sampel vagina tersebut, terdeteksi hadirnya HPV. Ketika salah satu vibrator diuji sebelum dibersihkan, 85 persen dari bekas olesan di vagina menunjukkan tanda-tanda virus. Setelah alat bantu sex dibersihkan, sebanyak 56 persen memiliki jejak HPV, dan dua jam setelah dibersihkan, 40 persen masih positif. Mereka juga menemukan bahwa vibrator silikon memiliki tingkat deteksi yang lebih rendah 24 jam setelah dibersihkan. Para penulis mengatakan bahwa informasi ini mendukung potensi untuk transmisi HPV melalui penggunaan mainan seks bersama. Data ini juga menambahkan berbagai perilaku seksual yang berhubungan dengan transmisi HPV serta perlunya membersihkan mainan seks setelah digunakan untuk meminimalkan risiko

, , , , ,