Hari Ini:

Kamis 19 Oct 2017

Jam Buka Toko:

Buka 24jam

Telpon:

0812.5555.0000

SMS/Whatsapp:

+62812.5555.0000

BB Messenger:

5F40CB87

Hal-Hal Yang Bisa Menyebabkan Vagina Kering

17 September 2017 - Kategori Blog

Vagina kering selain dapat mempengaruhi fisik seorang wanita, juga dapat mempengaruhi emosi wanita. Hal ini disebabkan saat wanita mengalami vagina kering wanita mereasa tidak nyaman.

Jika ditelisik lebih lanjut, penyebab vagina yang kering ini bisa beragam. Mulai dari perubahan hormonal, efek penggunaan obat-obat tertentu, hingga faktor psikologis seperti kecemasan dan sterss. Namun jangan khawatir, ada banyak cara untuk mengatasi vagina yang kering yang bisa Anda lakukan. Tentunya dengan mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.

Beberapa penyebab paling umum vagina yang kering adalah kondisi dimana kadar estrogen menurun saat menopouse, setelah melahirkan atau selama masa menyusui. Selain itu, beberapa hal dibawah ini juga dapat memicu vagina kering.

  1. Obat

Beberapa obat bisa menyebabkan produksi pelumas pada vagina menjadi rendah sehingga vagina menjadi kering. Obat-obat ini biasanya mengandung anihistamin seperti obat asma.

  1. Gairah Yang Rendah

Dalam beberapa kasus, vagina yang kering juga bisa dipicu akibat rendahnya libido atau hasrat seksual dengan pasangan. Jika pasangan memiliki gangguan seksual seperti ejakulasi dini, dapat berkontribusi terhadap kekeringan vagina.

  1. Iritasi

Vagina yang kering juga bisa disebabkan adanya iritasi. Beberapa wanita memiliki alergi terhadap produk-produk seperti sabun, produk kebersihan, dan parfum. Alergen lain juga bisa berupa pelumas atau benda-benda yang ditempatkan di dalam vagina.

  1. Kecemasan

Hal lainnya yang juga bisa menyebabkan vagina kering adalah ganggung psikologis dan emosional seperti stress, depresi dan kecemasan. Masalah-masalah psikologis tersebut bisa mendatangkan malapetaka terhadap hasrat seksual yang berimbas pada level kekeringan vagina.

 

Itulah beberapa hal yang bisa menyebabkan vagina kering. Bila hal tersebut terjadi dalam waktu yang lama, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter Anda.